• Menulis Lagi?

    “Kapan terakhir kali menulis blog?” Setiap kali pertanyaan ini dilontarkan, saya biasanya akan mikir dulu. Kapan ya? Mungkin 2 atau malah 3 tahun lalu? Saking lamanya, sampai lupa kapan terakhir kali mengisi ruang yang saya beri nama ‘Dunia Kecil Khie’ ini. Hal yang berbeda jika ditanyakan, kapan terakhir memperpanjang
  • Sebuah Alasan. Perlukah?

    “Apa alasanmu bergabung di Komunitas Pecinta Anak Jalanan (KPAJ) Makassar?” Pertanyaan seperti ini sering saya dapati sejak 7 tahun lalu.Sebenarnya saya lebih suka memberi jawaban “ntahlah, pengen saja.” Tapi beberapa orang kadang tidak puas menerima jawaban “ntahlah”, “pengen saja”, “karena memang mau”, atau semacamnya Itu sebabnya untuk keperluan pencitraan
  • Dialog Imajiner

    Berhentilah berlari. Apa kau tidak lelah? – Mungkin. Kadang – kadang. Sampai kapan kau akan melakukan ini? – Ntahlah. Sampai,…mungkin sampai saya tak lagi bisa berlari. Duduklah dengan tenang. Sudah saatnya kau menghadapiku. – Tidak sekarang. Lantas kapan? – Tidak tahu. Berhentilah bersembunyi. Apa kau sadar saya akan tetap

Menulis Lagi?

“Kapan terakhir kali menulis blog?” Setiap kali pertanyaan ini dilontarkan, saya biasanya akan mikir dulu. Kapan ya? Mungkin 2 atau malah 3 tahun lalu? Saking lamanya, sampai lupa kapan terakhir kali mengisi ruang yang saya beri nama

Sebuah Alasan. Perlukah?

“Apa alasanmu bergabung di Komunitas Pecinta Anak Jalanan (KPAJ) Makassar?” Pertanyaan seperti ini sering saya dapati sejak 7 tahun lalu.Sebenarnya saya lebih suka memberi jawaban “ntahlah, pengen saja.” Tapi beberapa orang kadang tidak puas menerima jawaban “ntahlah”,

Dialog Imajiner

Berhentilah berlari. Apa kau tidak lelah? – Mungkin. Kadang – kadang. Sampai kapan kau akan melakukan ini? – Ntahlah. Sampai,…mungkin sampai saya tak lagi bisa berlari. Duduklah dengan tenang. Sudah saatnya kau menghadapiku. – Tidak sekarang. Lantas

Rindu!

Hulllllaaaaaaaa! Yaampun, sudah berapa lama jemari saya tidak bergerak dalam ruang bernama ‘dunia kecil khie’ ini? Sibuknya sayaaaaaa! Hahahaha, iya bohong. Masih banyak yang jauh lebih sibuk, tapi toh mereka tetap menulis blog. Itu artinya …. yes,

Tampil Memukau Dengan Hijab Yang Tepat di Musim Hujan

Hujan itu menyenangkan. Hujan itu menenangkan. Hujan itu, …. kamu. Eh gimana? Gimana? Sewaktu kecil, saya sering mendengar kalimat, “jika mendekati bulan yang berakhiran ‘ber’, maka bersiaplah memasuki musim dengan intensitas curah hujan lebih banyak dibandingkan bulan-bulan