Tantang Saya! Maukah Kamu?

Saat menulis ini, saya sedang dalam kesadaran ingin melakukannya lagi. Saya menulis sebagai pengingat, saya pernah begitu menginginkannya.

Rumah, pekerjaan, dan komunitas. Ketiga hal itu yang membuat saya bertahan di kota ini, terutama 2 tahun terakhir. Padahal saya tahu, semua hanyalah alasan yang terus menerus saya hadirkan dibenak saat ingin ‘menjauh’. Ntah kenapa, tiba – tiba saja saya takut keluar dari zona nyaman. Takut, bukan enggan. Hingga waktu terus berlalu, delapan tahun, dan saya masih memandang jalan yang sama.

Tantang saya untuk tahun depan. Saya sedang kehabisan akal untuk meyakinkan diri. Terlalu pengecut untuk memakai alasan sendiri, sepertinya. Jika itu adalah tantanganmu, yang bukan hanya sekadar “ayo lakukan”, maka saya akan mencoba untuk peduli. Langkah yang bisa saja pada awalnya akan membuat saya menyesal. Tapi saya tahu, saya akan mampu bertahan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Tantanglah saya! Sebab saya butuh pemantik untuk menyalakan api. Saya membutuhkanmu dengan alasan terkuat untuk kembali berlari. Maukah kamu?

Tags:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.